Gandhy rajif
Tak
apalah bila dirimu tak sempat
mengeja huruf mata indahku
maaf bila sudah membuat tingkah ,gerak geriku
berlumut didinding hatimu
sehingga membuat ombak menggulung dirinya
menuju tepi tanpa henti
membakar jiwa kasih hingga punah waktu
sampai membuatku kembali membara
mengeja huruf mata indahku
maaf bila sudah membuat tingkah ,gerak geriku
berlumut didinding hatimu
sehingga membuat ombak menggulung dirinya
menuju tepi tanpa henti
membakar jiwa kasih hingga punah waktu
sampai membuatku kembali membara
Terimakasih
engkau tahu diriku ,pribadiku ,hingga cintaku
engkaupun ingin menuju tempat terindah
yang melahirkan aku seorang anak mencintai sahabatnya
Tak apalah bila engkau tak pernah faham
cahaya terang yang kau tatap dari mataku ini
aku sengaja memberi isyarat bahasa tubuh, ketika aku bergerak
tangis jiwaku, ketika aku kecewa
atas pertanyaan yang hingga kini engkau tak sempat beri
ya aku sedikit kecewa ,tapi tak apalah
Karena katamu itu ,waktu kian mengelana
kita pun tak kan pernah berubah
engkaupun ingin menuju tempat terindah
yang melahirkan aku seorang anak mencintai sahabatnya
Tak apalah bila engkau tak pernah faham
cahaya terang yang kau tatap dari mataku ini
aku sengaja memberi isyarat bahasa tubuh, ketika aku bergerak
tangis jiwaku, ketika aku kecewa
atas pertanyaan yang hingga kini engkau tak sempat beri
ya aku sedikit kecewa ,tapi tak apalah
Karena katamu itu ,waktu kian mengelana
kita pun tak kan pernah berubah
No comments:
Post a Comment